Survival, kita semua tahu diambil dari kata Survive, yang artinya
bertahan hidup. Sedangkan Survival sendiri adalah suatu kondisi yang
tidak menentu yang harus di hadapi oleh kelompok atau juga seseorang
pada suatu daerah asing. Keadaan Survival ini bisa terjadi pada setiap
orang yang sedang melakukan petualangan atau perjalanan atau juga penjelajahan di alam terbuka.
Dan untuk lebih mengetahui tentang Survival, berikut ini adalah perbedaan antara Survival Individu dan Survival Kelompok.
SURVIVAL INDIVIDU
Berada pada keadaan Survive seorang diri, selain menghadapi masalah tehnis juga akan mengalami masalah kejiwaan. Sendiri dalam kondisi Survival
akan mengundang rasa kesepian, bosan, takut ataupun panik. Kesepian dan
bosan dalam kondisi ini seorang diri adalah masalah besar yang harus
dapat diatasi ataupun dihindarkan, karena hal tersebut dapat menimbulkan
rasa tertekan yang bisa menghilangkan semangat dan keinginan hidup saat
Survival.
Secara psikologis mencegah kesepian dan kebosanan sama seperti
menanggulangi rasa takut dan panik. Jaga pikiran kita dengan mengerjakan
sesuatu yang akan berguna bagi kondisi Survival ini, tapi tetap menjaga
dan memlihara emosi, kesadaran dan fisik kita.
SURVIVAL KELOMPOK
Berkelompok dalam keadaan Survival lebih banyak keuntungannya dari pada Survival perorangan,
karena pada Survival perorangan seluruh bahaya akan dihadapi seorang
diri. Dengan berkelompok akan tersedia banyak tenaga untuk melakukan
pekerjaan dan adanya komunikasi serta saling menjaga.
Walaupun dalam berkelompok banyak hal yang dapat dilakukan untuk
kepentingan bersama tetapi banyak hal juga yang dapat merugikan
kepentingan bersama. Menyamakan persepsi, tujuan, prioritas pekerjaan
adalah hal yang tak mudah, akan banyak waktu pula yang akan terbuang.
Untuk menjaga agar kebersamaan tetap terkontrol pada keadaan Survival kelompok,
seluruh anggota harus segera memilih seorang pemimpin. Dimana seorang
yang dipilih mempunyai beberapa kriteria yang berhubungan dengan
pengetahuan dan tehnik Survival. Dengan mengakui salah seorang dari anggota untuk dijadikan pemimpin sudah dapat menyelesaikan satu masalah dalam kebersamaan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar